Tempat Wisata Kuliner di Jogja Paling Hits

Di jogja apapun serba murah, apalagi yang menyangkut masalah perut. udah enak murah ngangenin dijamin pengen balik ke Jogja.

1. Sate Klathak Pak Bari

Sate Klathak Pak Bari saat ini sedang nge-Hits di berbagai sosial media dan media online lainnya berkat Film AADC 2. Anda mungkin sudah pernah melihat film AADC 2 tersebut, bagaimana si Rangga (diperankan oleh Nicolas Saputra) mengajak makan malam Cinta (diperankan oleh Dian Sastrowardoyo) di Sate Klathak Pak Bari Bantul. Sate klathak adalah sate kambing yang dibakar di atas bara api. Bedanya dengan sate kambing biasa, daging sate klathak ditusuk dengan jeruji sepeda bukan tusuk kayu atau bambu. Penggunaan jeruji sepeda dari besi dipercaya mampu membuat daging lebih matang luar dalam karena sifat besi yang menghantarkan panas. Sate klathak merupakan kuliner unik yang hanya bisa kita temukan di Yogyakarta. Salah satu warung tempat menjual sate klathak yang terkenal adalah Warung Sate Klathak Pak Bari. Warung ini semakin terkenal sejak menjadi salah satu lokasi shooting film Ada Apa Dengan Cinta 2 di Jogja. Selain sate klathak, Anda juga bisa menikmati tongseng kambing, tengkleng, dan gulai jeroan. Warung ini mulai buka sekitar pukul setengah 7 malam, dan tutup sampai sate habis.

Jika anda ingin cepat dilayani, sebaiknya anda berkunjung pada saat pertama buka, yaitu Pkl. 19.00. Atau bisa juga berkunjung pada malam hari sekitar Pk. 23.00 – Pkl. 24.00, agar tidak terlalu lama mengantri.

2. Angkringan Kopi Joss Lek man dan Lek No

Angkringan merupakan warung pinggir jalan khas Yogyakarta yang menjual berbagai makanan dan minuman dengan harga yang terjangkau. Salah satu warung angkringan yang terkenal di Yogyakarta adalah Angkringan Kopi Joss Lek Man dan Lek No. Angkringan ini merupakan salah satu angkringan yang paling legendaris di Kota Jogja. Angkringan Lek Man dan Lek No ini pada jaman dahulu merupakan tempat berkumpul dan tempat nongkrongnya para seniman dan budayawan yang berasal dari Kota Jogja. Seperti : Butet Kertarajasa, Djaduk Ferianto, Emha ainun Nadjib, Bondan Nusantara hingga Marwoto. Kini tempat kuliner Angkringan Lek Man sudah sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan dari seluruh Indonesia. Bahkan saat ini sudah mulai banyak pedagang angkringan lainnya selain Lek Man dan Lek No yang menawarkan sensasi kuliner Kopi Joss. Berlokasi di sebelah Stasiun Tugu, AngkringanLek Man dan Lek No menyajikan menu-menu khas angkringan seperti nasi kucing, gorengan, sate telur puyuh, dan lain sebagainya. Selain menu-menu tersebut, Angkringan Lek Man dan Lek No merupakan pelopor Kuliner Kopi Joss, yang saat ini terkenal di kalangan wisatawan domestik bahkan ke luar negeri. Kopi joss merupakan secangkir kopi yang disajikan panas dan diberi arang yang masih membara. Sehingga ketika arang tersebut di celupkan ke dalam kopi, menimbukan bunyi Josss…
Bagi para penggemar kopi, kopi joss merupakan resep kopi tradisional yang patut untuk dicoba dan anda nikmati.

Angkringan Lek Man mulai buka sejak pukul 4 sore dan tutup pada pukul 03.00 dini hari.
Anda tidak perlu khawatir kehabisan tempat jika berkunjung ke sini. Pengelola Angkringan Lek Man akan menyediakan tikar di sepanjang trotoar untuk para pengunjung angkringan.

3. Jejamuran Resto

Jejamuran Resto merupakan salah satu tempat wisata kuliner di Jogja yang sangat populer. Dinamakan Jejamuran karena restoran ini menjual berbagai macam olahan jamur yang unik dengan cita rasa yang sangat lezat. Jenis masakan di jejamuran resto ini juga sangat bervariasi, mulai dari jamur goreng tepung atau jamur crispy, sate jamur, jamur asam manis, jamur asam pedas, hingga tongseng dan gulai jamur.

Selain jamur, daya tarik Jejamuran resto adalah kolam terapi ikan. Sambil menunggu menu pesanan disiapkan, kita bisa membiarkan ikan-ikan tersebut memakan kulit-kulit mati yang ada di kaki kita.

4. The House Of Raminten

Rumah Makan The House of Raminten adalah salah satu rumah makan unik yang menawarkan menu-menu makanan dan minuman tradisional di Yogyakarta. Keunikan tempat wisata kuliner ini terletak pada desain bangunan dan konsepnya yang bertemakan Rumah Tradisional Jawa. Saat memasuki The House of Raminten kita akan mencium aroma dupa yang menenangkan. Selain itu juga, banyak koleksi benda – benda jawa seperti Kereta Kuda, Keris, dll. Selain itu juga, ciri khas dari The House of Raminten ini adalah para pelayannya (pramusaji) yang menggunakan busana adat jawa yaitu kemben sebagai pakaian kerjanya. Menu unggulan di tempat ini adalah minuman yang bernama “perawan tancep.” Minuman ini merupakan campuran berbagai rempah-rempah dengan rasa khas dan unik.

by:A.s

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply