10 Hal yang Membanggakan Dari Kota Palembang

Kota Palembang merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang memiliki banyak hal tidak diduga sebelumnya. Kota satu ini menyimpan banyak keajaiban di dalamnya sehingga layak kita telusuri, keajaiban tersebut berasal dari makanan, tempat wisata, sejarah dan penghargaan yang didapat. Kota Palembang memiliki banyak tempat wisata yang menarik dan patut untuk dikunjungi para wisatawan seperti Ampera, Masjid Agung, Benteng Kuto Besak dll. Hal luar biasa yang terdapat di kota Palembang tetapi belum banyak orang Palembang yang mengetahui hal tersebut, mari kita bahas satu persatu hal tersbut dan kita kupas secara mendalam di thread ini.

1. Kota Terbersih se-Asean tahun 2 kali dan Penerima Piala Adipura 9 kali Berturut-turut

Piala Adipura adalah sebuah piala yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada daerah yang memiliki tingkat kebersihan yang tinggi. penyelenggaraan Piala Adipura ini pun dimulai pada tahun 1986 tetapi sempat terhenti pada tahun 1998 dan kemudian dilaksanakan kembali pada tahun 2002. Jika kalian tahu Palembang merupakan kota dengan tingkat kebersihan yang tinggi ini ditandakan dengan keberhasilan kota Palembang mendapatkan piala Adipura sebanyak Sembilan kali berturut-turut, yah Sembilan kali.

Walaupun Sebenarnya kota Palembang pernah dinilai sebagai kota terkotor di Indonesia pada tahun 2006 akan tetapi pada tahun 2007 kota ini sudah menjadi kota terbersih di Indonesia sehingga mendapatkan Piala Adipura. Selain mendapatkan Piala Adipura Sebanyak Sembilan kali berturut-turut kota Palembang juga mendapatkan penghargaan yang luar biasa di Asia tenggara (ASEAN), kota Palembang menjadi kota terbersih dan mendapatkan penghargaan sebagai “Environmentally Sustainable City” sebanyak 2 kali yang berarti kota Palembang memiliki tata lingkungan berkelanjutan yang terbaik di ASEAN.

Dengan penghargaan yang banyak pada bidang kebersihan patutlah warga Palembang bangga dengan itu dna diharapkan warga Palembang tetap menjaga kebersihan dari lingkungan kota Palembang agar kota Palembang tetap menjadi kota metropolitan yang bersih dan indah dipandang.

2. Pemilik Al–Qur’an Terbesar Di Dunia

Al-Qur’an merupakan kitab dari umat islam dan Indonesia memiliki mayoritas penduduk beragama muslim, begitu juga di Palembang yang kebanyakan warganya beragama muslim. Di kota Palembang terdapat kitab suci Al-Qur’an terbesar di dunia dengan ukuran yang sangat besar 177 X 140 X 2,5 Sentimeter dan tebal keseluruhan beserta sampul sekitar 9 meter. Al-Qur’an ini letaknya di kota Palembang tepatnya di Pondok Pesantren Al-Ihsaniyah Gandus, Palembang.

Dengan halaman sebanyak 630 halaman proses pembuatan Al-Qur’an memakan biaya Rp 2 Miliar, Al-Qur’an terbesar ini dipahat di kayu tembesu. Tahun 30 Januari 2012 dibuka untuk umum dan menjadi Al-Qur’an terbesar di dunia. Bagi orang Palembang sebaiknya menjaga Al-Qur’an itu tetap terjaga dan dapat dilihat oleh anak, cucu kita nantinya. Karena Al-Qur’an ini dapat menjadi daya Tarik tersendiri bagi wisatawan untuk dating ke kota Palembang.

3. Ampera Merupakan Jembatan Paling Canggih Di Indonesia Ketika Dibangun

Jembatan Ampera adalah jembatan yang berada di kota Palembang, jembatan ini memiliki panjang 1,117meter, lebar 22meter dan tinggi 63meter. Jembatan Ampera terletak di pusat kota Palembang yang memiliki fungsi utama menghubungkan dua daera di Sumatera Selatan yakni Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh sungai Musi. Jembatan Ampera ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kota Palembang dan menjadi landmark dari kota Palembang. Tapi jika anda belum tahu pembangunan Jembatan Ampera ini hanya memiliki modal awal Sekitar Rp 30.000,00. kemudian dengan memohon restu dari Bung Karno Jembatan Ampera kemudian dilakukan pengrjaannya dengna menggunakan biaya dari rampasan perang jepang sebesar USD 4.500.000 (kurs USD 1 = Rp 200.00).

Pada awalnya Jembatan Ampera dinamai dengan Nama Jembatan Bung Karno dan saat itu menjadi jembatan terpanjang di Asia Tenggara, tetapi pada tahun1966 karena terjadi pergolakan pada politik Indonesia kemudian nama Bung Karno diubah menjadi Jembatan Ampera seperti yang ada pada saat ini. Bagian tengah dari Jembatan Ampera awalnya dapat diangkat sehingga kapal besar dapat lewat diantara Jembatan Ampera ini tetapi waktu yang dibutuhkan untuk menaik-turunkan Jembatan Ampera membutuhkan waktu waktu lama sekitar 30menit. Tetapi pada tahun 1990 2 bandul seberat 500ton yang digunakan untuk menaik-turunkan bagian tengah Jembatan Ampera dilepas karena khawatir jatuh dan menimpa pengguna jembatan, sehingga bagian tengah tersebut tidak dapat lagi digunakan kembali.

Jembatan yang awanya berwarna abu-abu ini berubah warna menjadi kuning dan kembali berubah menjadi merah hingga sekarang ini. Sayangnya banyak orang yang tidak bertanggung jawab yang sudah mencuri onderdil yang terdapat di Jembatan Ampera ini sehingga merusak Jembatan. Bagi orang Palembang mulai sekarang anda harus menjaga jembatan ini agar tetap menjadi jembatan yang kokoh dan dapat bertahan lama.

4. Taman Kota Terbaik Tahun 2008 dan 2010 atas Nama Kambang  Iwak

Taman yang menjadi salah satu dari peninggalan dari masa colonial belanda ini merupakan sebuah tempat yang ditujukan untuk tempat berolahraga dan rekreasi keluarga oleh pemerintah colonial belanda, dengan luas 5hektare taman Kambang Iwak memiliki danau luas di bagian tengahnya yang bertujuan menambah estetika serta dapat dijadikan sebagai tempat menampung air hujan.

Pada malam hari air mancur yang terdapat di tengah kolam dapan memamncarkan cahaya sehingga menambah keindahan ketika anda berkunjung kesana ketika malam hari, di dalam kolam terebut juga banyak terdapat ikan-ikan hias tapi ikan yang terdapat di kambang Iwak ini tidak boleh di ambil karena bila tertangkap anda dapat dikenakan penjara 3 tahun atau denda Rp 5.000.000,00 Dengan banyaknya ikan hias di dalam kolam tersebu kemudian warga Palembang memanggil kolam tersebut dengan nama Kambang Iwak atau “kolam ikan”. Pada tahun 2008 dan 2010 Kambang Iwak pernah mendapatkan predikat sebagai Taman kota terbaik di Indonesia.

5. Masjid Agung Palembang Merupakan Masjid Terbesar di Indonesia Ketika dibangun

Selain terdapat Al-Qur’an raksasa kota Palembang ternyata juga memiliki salah satu masjid terbesar bahkan masjid agung pernah menjadi masjid terbesar di Indonesia ketika dibangun. Masjid yang dibangun dengan menggunakan arsitektur china, eropa dan Indonesia ini memiliki bentuk yang sangat megah. Masjid ini didirikan pada abad ke-18 atau tepatnya pada pemerintahan Sultan Mahmud Badaruddin I jaya Wikrama. Letak dari masjid ini pun di pusat kota tepatnya di kawasan 19Ilir.

Hingga sekarang masjid yang satu ini menjadi pusat keagamaan islam di kota Palembang dan menjadi salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Di dekat dari masjid agung ini juga terdapat MONPERA, Ampera dan air mancur yang menambah keindahan pusat kota Palembang. Di saat lebaran umat islam di Palembang berpusat di masjid Agung melaksanakan solat idul fitri dan adha yang membuat Masjid ini di banjiri oleh umat islam.

6. Sejarah Pempek

Kota Palembang terkenal dengan makanan khasnya yakni pempek, makanan yang berasal dari olahan ikan kemudian dicampur dengan tepung tapioca ini sangat mudah ditemui di kota Palembang hamper di semua tempat ada orang yang menjajakan makanan khas Palembang ini. Variasi dari pembuatan pempek ini pun sudah semakin beragam seperti lenggang, model, tekwan, laksan, pempek telur, pempek lenjer dll. Tetapi mungkin banyak orang yang belum tahu mengenai asal mula dari nama Pempek ini, diperkirakan nama dari pempek ini berasal dari nama panggilan untuk orang keturunan tionghoa yang sudah tua yakni “apek”.

Diperkirakan pembut pempek pertama sekali dilakukan oleh apek pada tahun 1617 atau ketika Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa diperkirakan umur apek sekitar 65tahun, karena pada saat itu hasil tangkapan ikan di kota Palembang sangat berlimpah tetapi pemanfaatan dari ikan tersebut hanya digoreng atau dipindang. Maka apek kemudian mencoba mengolah ikan tersebut agar dapat dimakan dengan cara yang berbeda, setelah mencampurkan gilingan ikan dengan tepung tapioca didapatlah sebuah makanan baru yang saat sekarang ini kita memanggilnya pempek. Sebenarnya nama itu diambil ketika orang yang ingin membeli pempek tersebut memanggil Apek tersebut dengan sebutan “ pek….. apek” sehingga makanan yang belum memiliki nama tersebut diberi nama Pempek.

7. Pulau Kemaro Merupakan Pulau Tak pernah Banjir

Salah satu Tempat wisata yang menarik di kota Palembang adalah pulau kemaro. Pulau ini memiliki kisah cinta yang tragis di dalamnya dan tidak pernah banjir walaupun air sungai musi sedang meluap. Kisah pulau ini berasal dari kisah cinta mengenai Tan Bun An dan putri Palembang Siti Fatimah yang saling jatuh cinta satu dengan yang lain, mereka berdua berniat untuk melanjutkan kisah cinta mereka ke pelaminan sehingga Tan Bun An mengajan Siti Fatimah datang ke daratan cina untuk bertemu dengan keluarga Tan Bun An. Ketika kembali dari Daratan Cina Tan Bun An dan Siti Fatimah diberikan hadiah 7 guci yang berisikan emas didalamnya, tetapi Tan bun An tidak tahu isi dari Guci tersebut. Sebelum sampai Palembang Tan Bun An ingin mengetahui apa yang diberikan keluarganya tetapi alangkah terkejutnya dia ketika dibuka Guci tersebut berisi sawi asin.

Dengan emosi kemudian Tan Bun An membuang semua guci-guci tersebut tapi pada saat ingin membuang guci terakhir guci tersebut pecah di dek kapal sehingga terlihatlah emas yang berada di bawah sawi asin tersebut. Kemudian Tan Bun An terjun ke dalam sungai musi untuk mengambil kesemua guci yang sudah ia buang tadi dengan ditemani seorang pengawal, setelah beberapa lama kedua orang tersebut tidak muncul kembali ke permukaan sehingga Siti Fatimah Ikut Terjun Untuk menyelamatkan Tan Bun An tetapi mereka bertiga tidak pernah muncul kembali. Setelah itu mucullah sebuah pulau kemudian dinamai pulau Kemaro atau Pulau Kemarau, nama tersebut di berikan karena pulau tersebut tidak pernah mengalami banjir walaupun air sungai musi meluap.

8. Kota Palembang Merupakan Pusat Kerajaan Sriwijaya

Salah satu kerajaan terbesar di Indonesia adalah kerajaan Sriwijaya yang memiliki kekuasaan yang sangat luas dari Kamboja Semenanjung Malaya Thailand Selatan, Sumatera, Jawa Barat dan diperkirakan juga Jawa Tengah. Dengan kekuasaan yang sangat luas kerajaan Sriwijaya Disegani di nusantara, pembuktian adanya kerajaan Sriwijaya ini pun dibuktikan dengan tulisan abad ke-7 seorang pendeta Tiongkok yang pernah tinggal di Sriwijaya selama 6bulan.

Tetapi karena banyak perang kerajaan Sriwijaya Melemah dan runtuh kemudian terlupakan, baru pada tahun 1918 dketahui adanya Kerajaan Sriwijaya Melalui publikasi dari sejarawan Perancis George Coedes dari ecole Francaise d’extreme-orient. Kerajaan ini mempunyai pengaruh yang sangat besar dengan kekuasaan yang sangat luas, diperkirakan kerajaan Sriwijaya Memiliki pusat pemerintahan di kota Palembang.

9. Fakta Unik Sungai Musi

Sungai musi merupakan sungai terpanjang di pulau Sumatera, sungai Musi termasuk dalam Batanghari Sembilan atau Sembilan Sungai besar yang termasuk dalam Batanghari Sembilan Itu Sungai Komering, Sungai Rawas, Sungai Leko, Sungai Lakitan, Sungai Kelingi, Sungai Lematang, Sungai Semangus, Sungai Ogan dan juga Sungai Musi. Diperkirakan nama sungai Musi berasal dari Bajak Laut asal Cina yang berlayar ke Selat Bangka dan takjub akan kesuburan dari daerah Palembang, karena belum terdapat di peta sang captain memberikan nama pada sungai ini daerah yang mereka lihat subur membuat kapten kapal tersebut memberikan nama Mu CI yang berarti ayam betina. Pemberian nama Mu Ci karena ayam betina melambangkan kesuburan, kesetiaan dan keberanian dengan seiring berjalannya waktu nama Mu Ci berubah Nama Menjadi Musi hingga sekarang ini.

Sungai dengan panjang 750 km ini juga membuat kota Palembang terbelah menjadi 2 yakni seberang ulu dan seberang ilir. Sumber mata air sungai musi asalnya dari Kepahiang, Bengkulu. Dahulu sungai musi ini memiliki 108 sungai sehingga membuat orang eropa menjuluki sungai musi sebagai THE VENICE FROM EAST tetapi sekarang ini banyak aliran sungai musi yang sudah menghilang karena pendangkalan sungai yang semakin paran. Selain itu ada kisah hantu yang melegenda di Sungai Musi Yakni Hantu Banyu, bagi anda orang Palembang pasti tidak asing dengan hantu banyu. Hantu yang dipercaya memiliki bentuk seperti manusia dengan rambut berlendir dengan menggunakan lender tersebut ia membuat orang yang dipinggir sungai terpeleset sedangkan di dalam air ia sudah menunggu. Setiap tahun pasti ada saja orang yang tenggelam di sungai musi mulai dari terpeleset tenggelam ataupun hanyut. Selain hantu banyu legenda mistis lain adalah Ikan Tapa Tembago yang memiliki bentuk mirip dengan naga. Ikan Tapa beberapa kali menampakkan dirinya dan dipercaya terus bersemayam di dasar sungai musi.

10. Palembang Merupakan Kota Tertua Di Dunia

Kota Palembang baru-baru ini mendapatkan predikat sebagai kota tertua di dunia, kota yang berada di pulau sumatera ini tepatnya di Sumatera Selatan ini mendapatkan predikat itu setelah mengukuhkan namanya sebagai kota tertua di dunia karena sudah ada sejak 682M.

Kota Palembang diketahui sudah ada sejak kerberadaan kerajaan Sriwijaya, selain kerajaan yang besar ternyata Kerajaan Sriwijaya dahulu sudah memiliki pusat kota tersendiri. Berbagai macam arca, bukti sejarah dan juga prasasti ditemukan di Palembang dan berbagai tempat merujuk pada sebuah tempat atau kota yakni Palembang yang ternyata sudah aja sejar 682M yang lalu. Hal ini membuat bangga warga Indonesia dan khususnya warga Palembang itu sendiri.

Tidak semua kota memiliki fakta menarik di dalamnya karena itu sebagai warga kota Palembang anda sepatutnya bangga tinggal dan lahir di kota Palembang yang memiliki banyak keistimewaan dibandingkan kota lain di Indonesia bahkan di dunia sekalipun. Kewajiban bagi warga Palembang untuk mengetahui berbagai fakta tersebut dan menjaga kota Palembang agar tetap menjadi tempat yang indah dan terjaga.

 

By : A.s

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply